Fokus pada satu tujuan dan percayalah pada dirimu bahwa kamu mampu meraihnya. You will when you believe.

Kamis, 16 Februari 2012

PERANAN PENDIDIKAN BIOLOGI DI MASA YANG AKAN DATANG


BAB I
PEBDAHULUAN

A.    Latar Belakang
                Di era globalisasi banyak terjadi perubahan-perubahan yang menyebabkan masyarakat dituntut untuk mengembangkan diri dalam berbegai aspek. Karena adanya globalisasi, individu yang hidup di dalam masyarakat harus mampu menyesuaikan diri dan mampu berkembang sesuai dengan perkembangan zaman di era globalisasi.
                Salah satu cara supaya tiap individu di dalam masyarakat mampu berkembang dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman di era globalisasi adalah melalui proses pendidikan. Melalui pendidikan tiap individu diharapkan mampu mengembangkan diri dan potensi yang dimilikinya sehingga dapat bertahan di zaman yang akan datang. Ada berbagai macam pendidikan yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya adalah Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam dan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.
                Pendidikan ilmu pengetahuan alam meliputi pendidikan biologi, kimia, dan fisika. Sedangkan pendidikan ilmu pengetahuan sosial meliputi geografi, sosiaologi, sejarah, ekonomi, dan lain-lain. Selain itu masih terdapat berbagai macam jenis ilmu pendidikan lainnya diantaranya matematika dan bahasa. Karena begitu pentingnya ilmu pendidikan yang ada, maka tidak dapat dipungkiri bahwa mempelajari ilmu pendidikan yang ada sangatlah bermanfaat untuk kehidupan yang akan datang.
Tilaar (1990) menekankan pentingnya peranan pendidikan dalam membangun masa depan. Setelah mengetahui batas – batas pertumbuhan yang dapat ditolerir oleh planet bumi, manusia dapat bersikap sebagai berikut: bersikap sebagai boneka dari berbagai kekuatan diluar dirinya  yang sebagian juga merupakan hasil karyanya atau menjadi penguasa atas karyanya sendiri. Contohnya kualitas yang kita inginkan berngantung dari sikap kita terhadap lingkungan alam yang kita ubah menjadi alam buatan.
Jika bekal untuk mengembangkan potensi dirinya dapat ditransfer melalui pendidikan, maka pendidikan Biologi mempunyai peluang yang sangat besar dan sangat tepat untuk mencapai hal tersebut. Berpikir Biologi (bernalar verbal) dalam berbagai bentuk dapat dikembangkan melalui pembelajaran Biologi yang sesuai dengan karekteristik materinya. Misalnya berpikir klasifikasi melalui sistematik, berfikir sibernatik melalui fisiologi, berfikir probabilitas melalui genetika, berfikir antiseptic melalui mikrobiologi. Bekal berfikir semacam itu akan sangat diperlukan bagi genegrasi muda Indonesia untuk berkompetisi dengan pemuda lain dalam era globalisasi.
                Biologi sebagai salah satu ilmu dasar selalu mengalami perkembangan, apalagi pada abad 21 sudah dapat diduga bahwa biologi akan berkembang pesat. Apabila pendidikan memang bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa dan mengantarkan mereka untuk dapat memahami serta mengelolanya dengan baik, berarti konsep yang diberikan harus seirama dengan kemajuan Ilmu dan Teknologi pada era Globalisasi ini. Salah satu dari kecendrungan perubahan dunia yang dikemukakan oleh Nisbitt dan aburdene (1990) adalah kemungkinan “jaman biologi menggantikan jaman fisika.” Perubahan kedudukan Biologi tersebut jelas merupakan tantangan bagi para Biologiwan dan pendidik Biologi. Untuk menghadapi tantangan tersebut perlu dipersiapkan generasi muda yang tangguh. Dengan kata lain kita perlu mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh sebab itu, pada makalah ini akan dibahas berbagai macam peranan dan pentingnya mempelajari pendidikan biologi untuk masa yang akan datang.

B.     Rumusan Masalah
                Dalam penulisan makalah ini dirumuskan beberapa masalah, diantaranya adalah sebagai berikut:
1.    Apakah masalah-masalah yang bekaitan dengan pembelajaran pendidikan biologi pada masa yang akan datang?
2.    Bagaimana cara menyelesaikan masalah-masalah tersebut?

C.    Tujuan
                Tujuan dari penulisan makalah ini adalah diharapkan dapat mengetahui peranan pendidikan biologi dan mengetahui arah pembelajaran pendidikan biologi di masa yang akan datang.


BAB II
ISI

A.    Pendidikan Biologi di Indonesia
          Pakar pendidikan meramalkan di masa yang akan datang, pada abad ke-21 merupakan abad pendidikan. Pada masa itu pendidikan merupakan hal yang sangat diperhatikan dan dinomer satukan. Hal tersebut dikarenakan pengetahuan menjadi landasan utama segala aspek kehidupan. Menurut Naisbit (1995) ada 8 kecenderungan besar yang akan terjadi pada pendidikan di abad 21 yaitu terjadi perubahan pada:
1.      Dari masyarakat industri ke masyarakat informasi,
2.      Dari teknologi yang dipaksakan ke teknologi tinggi,
3.      Dari ekonomi nasional ke ekonomi dunia,
4.      Dari perencanaan jangka pendek ke perencanaan jangka panjang,
5.      Dari sentralisasi ke desentralisasi,
6.      Dari bantuan institusional ke bantuan diri,
7.      Dari demokrasi perwakilan ke demokrasi partisipatoris,
8.      Dari hierarki-hierarki ke penjaringan.
         Sedangkan hasil pendidikan yang diharapkan anak didik dapat terefleksi pada profil lulusan yang memiliki karakter: rasa menghargai keberadaan dirinya sendiri, rasa percaya diri, komunikatif, kemampuan berpikir kritis, jiwa kebersamaan, rasa dan jiwa bertanggung jawab, kepekaan dan komitmen sosial, pemahaman terhadap sistem politik dan budaya, mampu berpikir ke depan (visi), mampu berkreasi dan berimajinasi, serta mampu melakukan refleksi dan evaluasi.
         Di Indonesia pendidikan biologi dilaksanakan seperti pendidikan-pendidikan lain. Seperti pada proses pembelajaran lainnya, pembelajaran biologi dilaksanakan dengan menjelaskan secara rinci materi sesuai dengan kurikulum yang berlaku.



B.     Masalah yang Berkaitan dengan Pendidikan Biologi
          Dalam pembelajaran biologi, tidak akan pernah lepas dari berbagai permasalahan yang terkait dengan pembelajaran tersebut. Permasalahan tersebut dapat berkaitan dengan para pengajar, kurikulum, dan lain-lain. Permasalahan yang terkait dengan pengajar dapat burupa kemampuan dan keahlian pengajar apakah sudah sesuai dengan perkembangan zaman. Sedangkan masalah yang berkaitan dengan kurikulum dapat berupa ketepatan kurikulum yang berlaku apakah sudah tepat dengan perkembangan zaman yang terjadi.
          Selain permasalahan tersebut masih banyak lagi permasalahan yang berhubungan dengan pembelajaran biologi di masa yang akan datang. Untuk itu setiap individu harus menyiapkan diri supaya dapat bertahan dan menyesuaikan diri dengan kehidupan di masa yang akan datang supaya mampu bertahan hidup.

C.    Mengatasi Permasalahan yang Berkaitan dengan Pendidikan Biologi
          Supaya tiap individu mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan perubahan yang akan terjadi di masa yang akan datang sehingga dapat mempertahankan hidupnya, mereka dituntut untuk dapat mengembangkan diri. Salah satu cara mengembangkan diri adalah dengan pendidikan.
          Dalam mempelajari pendidikan khususnya pendidikan biologi, terdapat berbagai kendala sehingga diperlukan berbagai alternatif untuk menyelesaikannya. Cara yang dapat ditempuh untuk mengatasi kendala tersebut antara lain dengan menulis buku ajar biologi yang melibatkan 3 komponen, yaitu:
1.   Guru pada jenjangnya, bertanggung jawab pada keterbacaan dan ilmu praktisnya,
2.   Biologiwan, bertanggung jawab pada kemutahiran dan kebenaran ilmunya,
3.   Pendidik biologi, bertanggung jawab dalam penyajiannya.








BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
            Dari penjelasan-penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa:
1.      Perkembangan biologi yang begitu pesat menuntut perkembangan cara berpikir, bersikap manusia Indonesia. Menghadapi masa depan yang penuh tantangan tersebut, proses belajar mengajar biologi bukan hanya mengajar biologi sebagai produk berupa konsep atau prinsip biologi, tetapi juga mengajar melalui biologi. Mempersiapkan manusia Indonesia seutuhnya dalam era informasi dan globalisasi menuntut pembelajaran yang inovatif berupa pembelajaran yang antisipatoris dan parsipatif. Bekal cara berfikir biologi dan pengetahuan biologi diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan sehat.
2.      Dengan mempelajari ilmu biologi diharapkan tiap individu mampu melestarikan hidupnya di masa yang akan datang dengan mengembangkan ilmu-ilmu biologi tersebut. Sebagai contoh pengetahuan tentang sel pada tingkat pendidikan dasar dapat digunakan untuk memilih makanan (buah atau sayur) dari pada jajanan dari tepung dan zat – zat adiktif misalnya. Atau pengetahuan tentang hubungan timbal balik antara factor biotik dan abiotic serta pencernaan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat yang tidak mengambil hak orang lain untuk menghirup udara yang tidak tercemar asap rokok di dalam ruangan. 

B.     Saran
            Sebaiknya para pendidik menyiapkan pembelajaran biologi untuk masa yang akan datang mulai dari sekarang supaya dapat lebih efektif dan efisien.

DAFTAR PUSTAKA

Rifai, M.A.1994. Menyiapkan Diri Belajar Biologi di Sekolah Menengah Umum. Jakarta: Pusat Perbukuan Depdikbud.
Tilaar
, H.A.R.1990. Pendidikan dalam Pembangunan Nasional Menyongsong Abad 21. Jakarta: Balai Pustaka.

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar